Petisi : Katakan TIDAK Untuk Puyer

Sign Now
petition image
Kepada : Menkes, IDI, IDAI, YLKI dan Lembaga terkait lainnya.

PETISI MENUNTUT PUYER DIHAPUSKAN

Pembahasan puyer seharusnya tidak melupakan aspek Rational Used of Drugs (RUD) dan Rational Used of Medicine (RUM). Penyakit yang paling sering terjadi pada anak-anak adalah batuk, pilek, dan diare. Penyakit tersebut hampir selalu diberi obat puyer (yang berisi obat simptomatik), antibiotik, dan multivitamin/imunomodulator(echinacea/curcuma). Memang bila kita hanya berpikir tidak memberikan obat puyer, maka obat jadi untuk batuk, pilek, dan diare cukup mahal. Apalagi bila ditambah antibiotik sirup, multivitamin dan imunomodulator.

Penggunaan obat puyer menjadi polemik di sejumlah negara. Di negara-negara miskin seperti Banglades dan negara-negara Afrika, penggunaan puyer sudah ditinggalkan karena banyaknya kelemahan.

Fakta menunjukan nobat puyer jauh lebih mahal dari pada obat tanpa di racik, berkisar dari mulai Rp. 100.000 ~ Rp. 1000.000.

Puyer sangat kental dengan Polifarmasi/ Overmedication.
1 obat saja ketika memang tidak dibutuhkan sudah termasuk Overmedication

Saatnya untuk menyelamatkan generasi bangsa, bila betul-betul menerapkan RUD/RUM, selain tidak membutuhkan puyer, anak tidak perlu banyak obat, hanya cairan dan penurun panas. Bayangkan kalau di puskesmas di seluruh Indonesia bisa menerapkan RUD/RUM, berapa banyak biaya yang dapat ditekan oleh Pemerintah?

Kami berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang terbaik, benar, tepat dan terukur sesuai dengan prinsip rasionalitas : Ketepatan Indikasi, Ketepatan Pemilihan
Obat Ketepatan Cara Pemakaian Dan Dosis Obat serta Ketepatan Penilaian Terhadap Kondisi Pasien/Dan Tindak Lanjut Efek Pengobatan.

Selengkapnya mengenai Puyer dapat Anda baca disini :

http://ghozan.blogsome.com/2009/02/14/petisi-say-no-to-puyer/

1. Kembalikan layanan kesehatan di Indonesia sebagaimana mestinya(EBM/RUM)

2. Edukasi..Edukasi...dan Edukasi untuk pasien/ orang tua adalah hal yang paling penting untuk menuju Indonesia sehat 2010 sesuai dengan program pemerintah

3. Penulisan resep dalam bentuk racikan yang terdiri dari campuran tablet paten/jadi kemudian digerus dijadikan sediaan puyer atau di masukkan ke dalam sirup) perlu untuk segera DIHAPUSKAN.

4.Evidence Based Medicine (EBM) yang merugikan akibat penulisan resep racikan harus disosialisasikan sehingga di harapkan dapat menimbulkan awareness yang tinggi dari semua pihak (prescriber, pharmacy practice, organisasi profesi IDI , ISFI dll)

Senyum Indonesia Sehat
Sincerely,
Rakyat Indonesia Yang Mendambakan Kesehatan
Sign The Petition
OR

If you already have an account please sign in, otherwise register an account for free then sign the petition filling the fields below.
Email and password will be your account data, you will be able to sign other petitions after logging in.

Privacy in the search engines? You can use a nickname:

Attention, the email address you supply must be valid in order to validate the signature, otherwise it will be deleted.

I confirm registration and I agree to Usage and Limitations of Services
I confirm that I have read the Privacy Policy
I agree to the Personal Data Processing
Shoutbox
Sign The Petition
OR

If you already have an account please sign in

I confirm registration and I agree to Usage and Limitations of Services
I confirm that I have read the Privacy Policy
I agree to the Personal Data Processing
Goal
250 signatures
Goal: 100
Latest Signatures
16 December 2015
250. M H | Bismillah......
13 December 2015
249. Hilda Swanson | Please Menkes, Say No To Puyer bersama kami
30 November 2015
248. Vidya Caldwell | I support this petition
23 November 2015
247. Ratna R | I support this petition
15 November 2015
246. Trinovi R | Sudah bukan waktunya utnuk terus Status Quo. Kalau memang lebih banyak kerugian ketimbang manfaat, kenapa harus dipertahankan? Omong kosong kalau puyer lebih murah dijadikan alasan!
13 November 2015
245. Miselina S | I support this petition
9 November 2015
244. Izza H | tidak untuk puyer dan prakter dokter tidak rasional
6 November 2015
243. Dian I | Big No to Puyer
3 October 2015
242. Eko W | love your children, be wise using medition... stop using PUYER
27 September 2015
241. Mama Z | jadi kan anak anak indonesia sehat dan pinter
13 September 2015
240. Febby A | say no to puyer
8 September 2015
239. Erwan Dean | setuju....
30 August 2015
238. Nyayu Rodiahu | Puyer ??? NO WAY !!!
5 August 2015
237. Egie C | Saya Mendukung Penghapusan PUYER !!
3 August 2015
236. Riris Meza | YEs!!No puyer pls
28 July 2015
235. Dina K | Say no to Puyer & Say Yes to Rational Use of Medicine
18 July 2015
234. Cut F | В
14 July 2015
233. Ayu Kirby | Katakan TIDAK untuk Puyer
14 July 2015
232. Tatik Reyes | Love the children..SAY NO TO PUYER!!!
6 July 2015
231. Syukhendri Jarvis | I support this petition
8 June 2015
230. Nuraeni Joseph | В
1 June 2015
229. Steven S | Say no to Puyer
21 May 2015
228. Siska K | Saya sangat setuju dengan edukasi untuk pasien jangan hanya sekedar diberi resep obat2an.
16 May 2015
227. Thia Solomon | Big NO to Puyer!!
11 May 2015
226. Fitria Handayanid | В
browse all the signatures »
Information
In: -
Petition target:
Menkes, Binfar, IDI, IDAI, YLKI dan Lembaga terkait lainya
Tags
No tags
Embed Codes
direct link
link for html
link for forum without title
link for forum with title
728×90
468×60
336×280
125×125