Petisi : Katakan TIDAK Untuk Puyer
Kepada : Menkes, IDI, IDAI, YLKI dan Lembaga terkait lainnya.PETISI MENUNTUT PUYER DIHAPUSKANPembahasan puyer seharusnya tidak melupakan aspek Rational Used of Drugs (RUD) dan Rational Used of Medicin... continue reading »
"I support this petition"
"Sudah waktunya ada gerakan membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya puyer dan betapa pentingnya menjadi orangtua yang lebih bijak, berwawasan dan rasional. Begitu banyak informasi tentang kesehatan anak bisa kita dapatkan dengan mudah di era internet"
"Kafilah terus maju kibarkan petisi SAYUR walau anjing menggonggong sambil makan puyer"
"I support this petition"
"RUD- NO Puyer ...."
"berikanlah yang terbaik untuk generasi penerus bangsa,salah satunya dengan menghapus puyer"
"I support this petition"
"No Puyer... PLEASE..."
"aku bercita2 supaya rakyat indonesia menjadi konsumen kesehatan yg pintar / tidak bodoh,"
"Lebih baik diresepkan dalam bentuk pil/ tablet yang di haluskan sendiri oleh ortu anak, atau better minum dalam bentuk sirup/ emulsion."
"I support this petition"
"negara2 maju, bahkan negara dunia ke-3 sdh tidak mengkonsumsi puyer kok kita masih mempertahankan ?!?! mau dibawa kemana bangsa ini?"
"Tentu tidak untuk puyer . Mari kita bergandengan tangan dan tetap belajar demi anak cucu kita"
"Aku kurang percaya dengan yang buat puyer."
"say no to puyer"
"I support this petition"
"SAYUR"
"I support this petition"
"Polemik Puyer sudah bergulir, Kami sebagai wongcilik merasa sangat berterima kasih sekali kepada RCTI, Kami sebagai orang tua menjadi sadar betul, Kami tidak merasa binggung, Informasi sudah begitu jelas, Justru Kami binggung dengan statment para pejabat "
"Harusnya, tidak ada yang lebih penting daripada kesehatan dan keselamatan anak-anak bangsa, nasib kita bergantung pada mereka"
"say no to puyer...for our children & their generation..."
"katakan TIDAK untuk puyer!"
"I support this petition"
"I support this petition"
"Dukung hak masyarakat Indonesia menjadi konsumen kesehatan yang kritis, jangan terus-terusan dibodohi."